5 Kandungan Penting dalam Makanan Penambah Darah



Ada beberapa makanan yang dikenal sebagai makanan penambah darah. Artinya, makanan-makanan tersebut bisa menambah darah dan mencegah terjadinya anemia. Contoh makanan yang bisa menambah darah yaitu telur, bayam, daging sapi, ikan, dan lain sebagainya. Sebenarnya, apa kandungan dari makanan-makanan yang menambah darah? Simak di sini!

Kandungan Penting dalam Makanan Penambah Darah

Berikut kandungan yang biasanya ada pada makanan yang dapat menambah darah:

1. Zat Besi

Zat besi berfungsi dalam produksi hemoglobin sehingga penting bagi wanita hamil. Jika kekurangan zat besi, maka Anda bisa mengalami anemia defisiensi besi. Beberapa jenis makanan yang tinggi zat besi yaitu ayam, daging merah, jeroan, dan makanan laut. Namun pastikan mengkonsumsi dalam keadaan matang dan secukupnya saja.

2. Asam Folat

Asam folat atau vitamin B9 membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Kekurangan asam folat menyebabkan anemia megaloblastik. Pada umumnya, asam folat banyak terkandung pada makanan seperti bayam, brokoli, kacang merah, dan kacang polong. Masak dengan cara kukus atau tumis untuk hasil lebih baik.

3. Vitamin B12

Vitamin B12 bisa mengoptimalkan fungsi sumsum tulang yang berperan pada produksi sel darah merah. Jika kekurangan vitamin B12, maka pembentukan sel darah merah tidak sempurna. Banyak makanan yang mengandung vitamin B12 seperti sereal, telur, daging merah, dan susu.

4. Vitamin C

Ternyata vitamin C juga terkandung dalam makanan yang menambah darah. Salah satu manfaatnya yaitu membantu proses penyerapan zat besi yang penting dalam produksi sel darah merah. Buah-buahan dengan kandungan vitamin C tinggi yaitu jeruk, stroberi, apel, pisang, tomat, dan lain-lain.

5. Tembaga

Kandungan terakhir adalah tembaga yang berfungsi meningkatkan produksi sel darah merah. Kekurangan tembaga bisa mengurangi produksi hemoglobin pada tubuh. Makanan dengan kandungan tembaga yaitu buah ceri, cokelat, kacang-kacangan, gandum utuh, dan daging unggas.

Makanan penambah darah sangat dianjurkan untuk para ibu hamil. Pasalnya, anemia bisa meningkatkan risiko masalah persalinan. Selain mengkonsumsi makanan di atas, Anda juga perlu membeli MAKUKU SAP Diapers untuk calon bayi. Popok tersebut menawarkan ukuran NB dengan fitur belly button u shape. Selain itu, struktur inti SAP pada MAKUKU bisa meminimalisir ruam dan mencegah kebocoran.

windiariska

Jangan lupa ya di share ke teman-temannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar